Jazz’s Blog


Kesehatan & penyakit
December 28, 2008, 5:26 am
Filed under: Kesehatan

SAKIT KEPALA, PUSING, MIGRAIN :

* Bagi Mereka yang sering Pusing, Sakit Kepala, Migrain, jangan langsung meminum obat Sakit Kepala barangkali hanya karena banyak bergerak ber-aktifitas sehingga kekurangan gula. Cobalah untuk meminum segelas Teh Manis atau se sendok Madu, Insya Allah pusingnya, sakit kepala menghilang lenyap. *Meminum obat sakit kepala terus menerus dapat menyebabkan sakit Maag, gangguan pada lambung dan organ tubuh lainnya.

MENINGKATKAN KINERJA OTAK DAN GIGI YANG SEHAT :

* Ada pepatah Belanda : Memakan sebutir Apel setiap harinya akan menjauhkan dari dokter gigi. Penemu Komputer APPLE memakan buah Apel setiap harinya yang dapat meningkatkan kecerdasan dan kinerja Otak sehingga menemukan sistem Komputer yang canggih.

SAKIT PINGGANG, PINGGANG TERASA PANAS :

* Sakit Pinggang dan Pinggang Terasa Panas, sering terjadi pada mereka yang kurang minum. Cirinya : Air kencing berwarna kuning kemerahan dan keruh. Berhati2lah karena dapat berakibat fatal pada Ginjal Anda. Banyak2lah minum air putih haus tidak haus, setiap satu jam satu gelas, tujuannya untuk menguras racun2 dan penyakit agar segera keluar melalui saluran kencing waktu kekamar kecil, banyak minum juga mencegah timbulnya batu ginjal. juga mencegah timbulnya batu ginjal.

SAKIT WASIR ATAU AMBEIEN :

* Sakit Wasir atau Ambeien terjadi akibat Jenuh, Bosan atas Rutinitas Pekerjaan dan karena sering duduk diwaktu bekerja dan sedikit bergerak. Oleh karenanya penting untuk banyak beraktifitas ( bergerak, olahraga ) dan refreshing seminggu sekali dengan keluarga, untuk menghilangkan kejenuhan. Pantangan : Jangan makan yang Pedas2, Sambel, Santen, Gorengan, dll.

MANFAAT MADU :

A)Madu sebagai Minuman / Makanan Kesehatan :

1)Madu sebagai campuran makanan / minuman bayi dan anak2 : Madu dicampurkan ke Susu meningkatkan kualitas susu sehingga memperbaiki gizi. 2) Madu sebagai campuran jamu. 3) Madu sebagai campuran pada minuman atau makanan agar lebih bergizi dan memberi energi aktif.

B)Madu untuk membantu penyembuhan penyakit :

1)Penyembuhan luka : Madu+ minyak ikan dioleskan pada luka. 2) Influenza dan sariawan : Madu dicampur air jeruk, atau susu, teh, mampu menghilangkan riak dan batuk. 3) Penyakit Paru2 : susu+madu 100 gr/hari mempercepat kesembuhan sakit TBC. 4) Penyakit Jantung : Minum madu secara rutin setiap hari mengobati Anginapoctoris atau lemah cardiovascular, dan penyakit jantung yang parah. 5) Penyakit Hati ( concentrated Hepatitis ) : Madu efektif membantu penyembuhan sakit kuning dan hati ( Liver ). 6) Penyakit Syaraf : Madu merupakan semacam obat penenang manjur terhadap gangguan syaraf, efektif sebagi obat insomnia dan sakit kepala. 7) Penyakit Tenggorokan : Madu+air jeruk+putih telur diminum untuk sakit batuk.

C) Madu untuk Kecantikan :

1) Madu untuk masker wajah selama 15 menit, kemudian dibersihkan dengan air dingin, efektif merangsang pertumbuhan jaringan baru pada wajah sehingga terlihat fresh dan lebih kencang. 2) Madu+Lidah Buaya sebagai tonik pada kepala, gosokkan merata pada kepala dan setelah 2 jam bilas dengan air dingin.

SEPUTAR DIABETES MELITUS

Thursday December 18th 2008, 09:42
Filed under: Tak Berkategori

POLA MAKAN YANG BAIK, MENCEGAH DIABETES MELITUS

DIABETES Mellitus atau kerap disebut kencing manis dapat diartikan terdapatnya glukosa dalam air kencing seseorang. Hal itu terjadi karena glukosa dalam darah tidak dapat dicerna tubuh, karena tubuh kekurangan insulin.Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang memerlukan upaya penanganan yang tepat dan serius. Apabila tidak dilakukan penanganan secara cermat, dampak dari penyakit tersebut dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit serius lainnya, di antaranya, jantung, stroke, disfungsi ereksi, gagal ginjal, dan kerusakan system syaraf.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati urutan keenam di dunia sebagai negara dengan jumlah penderita Diabetes Mellitusnya terbanyak setelah India, China, Uni Sovyet, Jepang, dan Brasil. Tercatat pada tahun 1995, jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai 5 juta dengan peningkatan sebanyak 230.000 pasien diabetes pertahunnya, sehingga pada tahun 2005 diperkirakan akan mencapai 12 juta penderita.

Untuk diketahui, terdapat dua tipe Diabetes, yaitu, Diabetes Tipe I (IDDM/ tergantung insulin) dan Diabetes Tipe II (NIDDM/ tidak tergantung insulin)

Gejala - Gejala Diabetes
Gejala diabetes tipe I muncul secara tiba-tiba pada saat usia anak-anak (di bawah 20 tahun), sebagai akibat dari adanya kelainan genetika, sehingga tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan baik.

Antara lain :
- Berat badan menurun
- Kelelahan
- Penglihatan kabur
- Sering buang air kecil
- Terus menerus lapar dan haus
- Meningkatnya kadar gula dalam darah dan air seni

Gejala-gejala diabetes tipe II muncul secara perlahan-lahan sampai menjadi gangguan yang jelas, dan pada tahap permulaannya sama seperti gejala diabetes tipe I.

Penyebab Diabetes
Saat ini, faktor utama munculnya penyakit diabetes berkaitan langsung dengan pola hidup masyarakat. Konsumsi makanan yang tidak seimbang serta kurangnya aktivitas fisik dapat memicu timbulnya penyakit kencing manis.

Disamping itu, adanya stress, kelainan genetika, usia yang semakin lama semakin tua dapat pula menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit diabetes.

Pencegahan Diabetes

Penyakit ini dapat dicegah dengan merubah pola makan yang seimbang. Kurangi makanan yang banyak mengandung protein, lemak, gula, dan garam. Perbanyak melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Diantaranya, berenang, bersepeda, jogging, jalan cepat, serta rajin memeriksakan kadar gula urine setiap tahun.

Cara Mengatasi Diabetes
Kalau sudah positif diabetes, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter dan ikuti anjuran dokter dengan penuh disiplin. Selain itu, perlu melakukan diet, karena diet merupakan langkah awal dari usaha untuk mengendalikan diabetes. Namun, sebaiknya ketika melakukan diet, perlu juga dibarengi dengan olah raga secara teratur. Tidak kalah pentingnya, lakukan pemeriksaan darah untuk mengukur kadar gula diabetes, yang merupakan suatu gangguan kelainan kadar gula darah karena rusaknya sel beta pancreas, sehingga perlu dikontrol dengan cermat.

Penderita Diabetes, Hindari Makanan Berbahan Tepung

Penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan yang berbahan baku tepung seperti roti dan mie selama menjalankan ibadah puasa.
Mereka sebaiknya mengkonsumsi makanan saat berbuka puasa dalam jumlah kecil namun lebih sering.Pakar gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr H Hardinsyah MS mengatakan di Bogor, Rabu, jenis makanan yang dikonsumsi penderita diabetes pada dasarnya tidak berbeda pada saat puasa ataupun tidak puasa“Hanya saja, makan dalam jumlah kecil dan lebih sering,” katanya.Makanan berbahan baku tepung-tepungan, lanjut dia, sebaiknya dihindari karena makanan jenis ini lebih cepat diubah menjadi glukosa (gula darah).Sebaliknya makanan berserat seperti sayur dan buah harus diperbanyak karena makanan berserat lebih lambat diubah menjadi glukosa. Dengan pelepasan secara lambat, maka kadar gula darah akan lebih stabil.Hardinsyah, yang juga Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia ini mengatakan, dalam banyak kasus, penderita penyakit tertentu seperti maag, hipertensi, hiperkolesterol dan diabetes yang tetap melaksanakan puasa mendapat manfaat dan berkah penyembuhan dari puasa.Pada penderita maag misalnya, saat berpuasa, karena aktivitas makan berkurang, organ yang bekerja mengeluarkan enzim dalam lambung bisa sejenak beristirahat dan kesempatan ini dimanfaatkan untuk regenerasi sel organ.Untuk penderita maag sebaiknya hindari makanan berbahan baku tepung, makanan yang manis serta daging yang mempercepat pengeluaran asam lambung, kata Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB itu.Ketika berpuasa, lanjut dia, kegiatan jantung menurun dan menjadi sekitar setengahnya.Sekitar separuh darah digunakan untuk kerja otak, otot dan ginjal sehingga semakin besar peluang untuk membersihkan diri dari berbagai racun sisa metabolisme tubuh.Berbagai faktor penyebab peningkatan denyut jantung dan tekanan darah dapat dikendalikan dengan berpuasa yang baik. Saat berpuasa akan terjadi pengendalian emosi, keseimbangan istirahat, serta pengaturan makan dan minum.Hasil penelitian tentang puasa dan tekanan darah menunjukkan, tekanan darah orang yang berpuasa relatif konstan pada nilai yang normal.Bagi penderita hipertensi, Hardinsyah menyarankan agar menghindari makanan awetan dalam kaleng, makanan dengan penyedap atau terlalu asin, serta memperbanyak makan sayur.

Teh untuk Atasi Diabetes

Teh untuk Atasi Diabetesi yang berpotensi besar mengatasi penyakit diabetes tipe 2 adalah teh yang terbuat dari daun mulberry dan teh hitam.

Teh merupakan salah satu minuman yang sudah akrab dengan kita sehari-hari. Selain rasanya yang nikmat dan tersedia dalam berbagai jenis pilihan, sudah bukan rahasia lagi kalau teh memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Menurut berbagai penelitian, setidaknya terdapat 450 senyawa dalam teh. Mulai dari kafein, berbagai jenis antioksidan, hingga vitamin yang diketahui bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, dalam teh terdapat plafonoid, kromium, selenium, dan antioksidan sehingga teh tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tapi juga enak untuk dinikmati.Teh mengandung senyawa utama yang disebut polyphenol, yang sangat baik untuk proses detoksifikasi. Manfaat lain dari teh adalah menghambat pembentukan sel-sel kanker, mencegah penyakit jantung dan stroke, menstimulasi sistem sirkulasi, memperkuat pembuluh darah, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, dan membantu menstabilkan kadar gula dalam darah.Salah satu manfaat teh yang paling populer adalah menurunkan kadar kolesterol serta menyehatkan jantung. Ini dikuatkan dalam hasil berbagai penelitian yang dilkukan oleh para ahli kesehatan. ” Untuk diabetes, memang ada penelitian yang menyatakan bahwa teh sangat membantu menstabilkan kadar gula darah, meskipun tidak sebanyak penelitian mengenai jantung dan kolesterol,” ujar Fatimah Syarief, product and purchasing manager PT Sun Hope Nutrisi.Meskipun memiliki banyak manfaat, teh bukannya tidak memiliki efek negatif bagi tubuh. Kandungan tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. ”Untuk menyiasatinya, sebaiknya jangan meminum teh bersamaan dengan makan besar,” ujar Fatimah. Sebaiknya teh diminum sore hari sebagai teman santai sembari makan makanan ringan. Dengan begitu konsumsi teh tidak akan menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh

Diabetes mellitus


Penderita diabetes mellitus (diabetesi) pun bisa memanfaatkan teh untuk mengatasi penyakitnya. Menurut Fatimah, yang paling baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes adalah teh dari daun mulberrry dan teh hitam.Lulusan Fakultas Teknologi Pangan dari Universitas Sahid, Jakarta, ini, mengungkapkan, teh yang terbuat dari daun mulberry dan tee hitam memiliki potensi besar mengatasi penyakit diabetes tipe dua, atau jenis diabetes yang paling banyak diderita saat ini. Karena senyawa khusus yang terdapat dalam teh ini mampu berperan seperti halnya insulin dalam tubuh.Di samping konsumsi obat dan diet yang disiplin dan teratur, teh sangat baik untuk dikonsumsi para diabetesi sebagai salah satu suplemen kesehatan yang bersifat membantu penyembuhan. ”Dalam dua minggu saja penderita diabetes sudah merasakan manfaat konsumsi teh, antara lain kadar gula dalam darah mulai stabil,” ujar Fatimah yang saat ini tengah kuliah di Ilmu Gizi di Universitas Sebelas Maret, Surakarta.Untuk memperoleh hasil yang maksimal ketika mengonsumsi teh untuk menyehatkan tubuh, perlu diperhatikan cara penyajian yang benar. Cara penyajian teh yang benar adalah diseduh dengan air mendidih terlebih dahulu kemudian ditutup selama 10 menit baru kemudian disajikan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Institut Teknologi Bandung, kandungan aktif yang terdapat dalam teh, seperti polyphenol dan senyawa-senyawa lainnya, baru akan aktif apabila disajikan melalui proses oksidasi. Karena itu, dengan ditutup selama 10 menit setelah diseduh air akan mengaktifkan senyawa-senyawa dalam teh sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan tubuh.Namun, penting untuk diingat, mengonsumsi teh yang termasuk kategori obat-obatan herbal agar tidak dicampurkan dengan bahan-bahan kimia supaya aman dikonsumsi setiap hari. Sebaliknya, teh yang tidak dicampur dengan bahan-bahan kimia dapat dikonsumsi setiap hari dan tidak menimbulkan efek samping apapun selama memperhatikan rambu-rambu yang ada.Rambu-rambu yang sebaiknya diperhatikan dalam mengkonsumsi teh, menurut Fatimah yang sudah lima tahun bekerja di PT Sun Hope Nutrisi ini, adalah dosis dan cara penyajian yang tepat. Sebenarnya dalam konsumsi teh tidak terdapat istilah overdosis. Teh dapat menjadi berbahaya apabila dicampur dengan berbagai bahan kimia. Contohnya bahan kimia untuk melangsingkan tubuh.Bagi penderita diabetes yang ingin memperoleh hasil optimal dari minum teh sebagai suplemen, obat-obatan, dan diet, sebaiknya tetap mengontrol pola makan sebagaimana yang diperlukan untuk menjaga kestabilan kadar gula dalam darah.Walaupun telah mengonsumsi teh dalam jangka waktu tertentu, kalau pola makan tidak terjaga, kadar gula darah pun besar kemungkinan akan naik kembali. Sebab itu, untuk memperoleh hasil yang optimal, tetap perhatikan pola makan dengan diet yang telah dikonsultasikan dengan dokter.

Undur-undur Obat Diabetes yang Makin Populer

Sejak ramai dipublikasikan di berbagai media, undur-undur yang bernama latin Myrmeleon sp ini kian ngetop sebagai obat alternatif diabetes melitus. Disamping khasiatnya, harganya juga terbilang cukup murah. Kepopulerannya juga terbukti dari semakin banyaknya kalangan pebisnis yang membudidayakan dan menjual serangga yang berjalan mundur ini.
Selain tripang emas, undur-undur juga bisa digunakan sebagai obat alternatif mengatasi diabetes. Binatang kecil biasa dijumpai di sekitar rumah berhalaman pasir itu ampuh menurunkan gula darah.
Dalam bahasa mandarin hewan ini bernama di-gu-niu dan dalam bahasa Inggris disebut Antlion. Hewan yang biasa berjalan mundur ini dari beberapa kesaksian beberapa orang disebut-sebut dapat menurunkan kadar gula penderita diabetes dan berkhasiat untuk beberapa penyakit lain seperti stroke berat. Ilmu pengobatan Cina pun hingga saat ini masih menggunakannya.

Undur-undur adalah kelompok binatang holometabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Tahapan dari daur serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah telur, larva, pupa, dan imago. Larva adalah hewan muda yang bentuk dan sifatnya berbeda dengan dewasa. Pupa adalah kepompong dimana pada saat itu serangga tidak melakukan kegiatan, pada saat itu pula terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Imago adalah fase dewasa atau fase perkembangbiakan. Berdasarkan ciri sayap dan alat mulutnya, binatang ini merupakan ordo Neuroptera Ordo Neuroptera adalah serangga bersayap jala. Ciri serangga ini adalah mulut menggigit, dan mempunyai dua pasang sayap yang urat-uratnya berbentuk seperti jala. Contoh: undur-undur, metamorfosis sempurna (siklus hidupnya: telur, larva, pupa (kepompong), imago).

Pengobatan dengan undur-undur ini pun mengggunakan cara unik. Undur-undur yang masih hidup dimasukkan ke dalam kapsul dan ditelan layaknya obat. Warga yang mengonsumsinya pun mempercayai khasiat pengobatan ini. Namun dari kaca mata medis, kepercayaan sebagian masyarakat tentang undur-undur sebagai obat diabetes belum bisa dibuktikan. Sebab itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Aru W. Sudoyo, pihaknya tak berani merekomendasikan undur-undur sebagai obat diabetes.

Berdasarkan penelitian diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.
Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang. Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit.

Terapi Alternatif Diabetes :

Klorofil + Spirulina + Garlic

Dr. Eddy J. Amir M.Sc menawarkan alternatif pengobatan penyakit diabetes lewat terapi klorofil + spirulina + garlic (terapi ini pernah dicoba pada penderita diabetes dengan kadar glukosa hingga 400. Dan selama 3 minggu terapi ketat, terjadi perubahan drastis)

*Pagi

Makanan Kesehatan:

Liquid Chlorophyll : 1 sendok makan dilarutkan dalam satu gelas air.

Spirulina : 2 kapsul

Garlic : 1 kapsul

Juice : campuran (blender) dari :

Apel malang 1 buah

Pare 1 buah

Kacang panjang 4 buah

*Siang

Makanan :

Nasi, tempe/tahu/ikan, sayuran(urap) —> pantangan makan : daging, makanan bersantan, minum/makanan manis, pisang, mangga, nangka, durian, goreng-gorengan

Makanan kesehatan :

Spirulina : 2 kapsul

Liquid Chlorophyll : 1 sendok makan dilarutkan dalam satu gelas air

Buah : Pepaya, belimbing

*Malam

Makanan :

makanan ringan = sayur-sayuran

Juice : apel, tomat, pare —> diblender

Makanan Kesehatan

Liquid Chlorophyll : 1 sendok makan dilarutkan dalam satu gelas air.

Spirulina : 2 kapsul

Garlic : 1 kapsul

Keterangan :

Terapi harus dilakukan dengan disiplin, dengan mengikuti pantangan-pantangan yg diberikan.Makanan kesehatan (Liquid CHLOROPHYLL, Spirulina, Garlic) seluruhnya adalah produk herbal produksi Nature’s Sunshine Products)

OBAT HERBAL

Kencing manis (Diabetes Mellitus)
Cuci 7-15 lembar daun salam segar, lau rebus dalam 3 gelas air samapai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum
sekaligus sebelum makan. Lakukan sehari 2 kali.

Menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi
Cuci 10-15g daun salam segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air
sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum
sekaligus di malam hari. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Menurunkan tekanan darah tinggi
Cuci 7-10 lembar daun salam sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air
sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum
sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sakit maag
Daun salam segar sebanyak 15-20 lembar dicuci bersih. Rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan gula enau secukupnya. Setelah dingin, minum airnya sebagai teh. Lakukan setiap hari sampai rasa perih dan penuh dilambung hilang.

Minyak Kelapa Murni Untuk Obat Kencing Manis (Diabetes)

Diabetes mellitus di Indonesia dikenal dengan nama kencing manis. Kencing manis adalah glikosuria (glukosa dalam urin) yang diakibatkan Karena menumpuknya glukosa dalam darah sehingga dikeluarkan bersama urin. Dalam kondisi ini, produksi insulin atau enzim menurun sehingga metabolisme terganggu. Hal ini menyebabkan glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel-sel sehingga konsentrasi glukosa darah meningkat. Timbunan glukosa tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi dan akhirnya dibuang bersama urin.

Insulin berfungsi mengubah glukosa menjadi energi untuk sel denagn cara mentransfer glukosa darh dalam sel-sel yang membutuhkan. Glukosa dalam darah tidak dapat langsung digunakan sebagai energi, harus ditransfer terlebih dahulu ke dalam sel-sel melaluiproses oksidasi dalam sel. Selain itu, insulin juga mengubah glukosa menjadi energi cadangan (glikogen dan lemak). Jika glukosa darah berlimpah, akan diubah menjadi glikogen dan disimpan dalam hati dan otot. Sementara lemak disimpan dalam jaringan adipose, untuk menormalkan kadar glukosa darah. Kandungan MCFA (medium chain fatty acid)dalam VCO,mampu merangsang produksi insulin, yaitu hormon pengangkut zt gula ke dalam sel-sel tubuh. Selain itu, VCO juga dapat menembus dinding usus tanpa bantuan enzim sehingga sel mampu menghasilkan energi lebih cepat.

Melawan Wabah Diabetes Dunia dengan Buah Pare

DUA dasawarsa ini wabah kencing manis dunia, tercepat dan terbesar terjadi di Asia Pasifik (Dr Clive Cockram, Ketua Asia Pasifik Tipe 2 Diabetes Mellitus Policy Group). Kenyataan ini memberi dampak besar terhadap konsekuensi sosial ekonomi regional.
Selama ini kencing manis bukan turunan (diabetes mellitus, DM, Tipe 2). Wabah kencing manis pada lebih 90 persen kasus kencing manis dunia terjadi pada kelompok usia baya dan tua. Namun, sekarang DM juga banyak menimpa anak, remaja, dan warga kurang mampu. Penyebabnya lantaran kurang gerak, dan menu kebarat-baratan. AS, Rusia, Jepang, Pakistan, dan Indonesia, termasuk negara yang tengah memikul ancaman itu.
Kencing manis tergolong penyakit menahun. Tubuh perlu disokong agar insulin yang membantu memasukkan gula ke dalam sel, jumlah dan fungsinya mencukupi. Untuk itu diperlukan obat atau insulin tambahan. Selama insulin tubuh hanya bisa memadai dengan bantuan obat atau tambahan suntikan insulin, tubuh pasien DM bergantung obat sepanjang hidup. Padahal obat sendiri membawa dampak ekonomi, selain efek sampingnya.
Khasiat buah pare (momordica charantia) sebagai obat di Cina sudah dicatat Li sejak tahun 1578. Awalnya sebagai tonikum, obat cacing, obat batuk, antimalaria, seriawan, penyembuh luka, dan penambah nafsu makan. Ratusan riset di banyak negara yang berkembang kemudian menyingkap buah pahit ini berefek menurunkan kadar gula darah (hypopglycemic effect) pada kelinci sehat maupun yang sudah dibuat berpenyakit gula.
Riset serupa di Jerman, Inggris, India, Jepang, Thailand, dan Malaysia mempertegas zat berkhasiat pare sebagai antidiabetes. Buah pare yang belum masak mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol (antioxidant kuat), serta glikosida cucurbitacin, momordicin, dan charantin.
UNTUK menemukan kandungan zat berkhasiat lain dalam buah pare, analisis phytopharmaca buah pare sudah banyak dikerjakan. Sejak lama pare digunakan juga sebagai anti-kanker, anti-infeksi, dan dalam tahun-tahun belakangan terungkap pula kalau pare berkhasiat sebagai anti-AIDS (Riset Zhang 1992; Eric von Wettberg, 1998; TB Ng 1995; dan Sylvia Lee-Huang 1995). Efek buah pare sebagai anti-virus HIV terletak pada kandungan protein momorcharin alfa dan beta, atau pada protein MAP30 (Momordica Antiviral Protein 30).
Efek pare dalam menurunkan gula darah pada hewan percobaan bekerja dengan mencegah usus menyerap gula yang dimakan. Selain itu diduga pare memiliki komponen yang menyerupai sulfonylurea (obat antidiabetes paling tua dan banyak dipakai). Obat jenis ini menstimulasi sel beta kelenjar pancreas tubuh memproduksi insulin lebih banyak, selain meningkatkan deposit cadangan gula glycogen di hati. Efek pare dalam menurunkan gula darah pada kelinci diperkirakan juga serupa dengan mekanisme insulin.
Dari begitu banyak riset pare sebagai penurun gula darah, ada benang merah bahwa dalam menurunkan gula darah, pare memiliki lebih dari satu mekanisme. Lebih dari itu, penelitian pare di Jerman berhasil menemukan dosis efektif penurun gula darah pare pada kelinci sehat sebesar 0,5 gram/ kg berat badan, dan 1-1,5 gram/kg berat badan untuk kelinci yang sengaja dibikin kencing manis.
Apakah dosis terapi pare pada manusia setara dengan dosis terapi pada kelinci, hingga kini belum seluruhnya jelas. Namun, pemakaian dosis pare yang berlebihan perlu dipertimbangkan, apalagi jika penggunaannya digabung dengan obat antidiabetes dari dokter. Penggunaan saripati pare pada ibu hamil, anak-anak, dan orang-orang yang kadar gula darahnya cenderung rendah, tidak dianjurkan, sebab bisa membahayakan.
MELIHAT potensi buah pare sebagai anti-diabetes, bagi pasien diabetes pare membuka cakrawala baru. Selain pada kencing manis turunan, pare terutama bermanfaat bagi pasien diabetes Tipe 2, jenis kencing manis bukan turunan yang terbanyak mengisi populasi diabetes dunia. Termasuk bagi warga tak mampu di Indonesia.
Dunia menaruh harapan pada buah pare sebagai anti-diabetes oleh karena obat kimiawi tidak lebih aman dan lebih murah dibandingkan obat alami seperti buah pare. Di Amerika dan Eropa, kencing manis menyedot 10 persen ongkos kesehatan nasional.
Sementara itu, dalam pilihan terapi apa pun, kini dunia semakin condong beralih seberapa bisa mencari khasiat obat yang berasal dari alam (phytopharmaca). Pertimbangannya, efek samping obat dari alam umumnya tidak seburuk obat sintetis. Namun, persoalannya tetap saja bahwa penelitian bahan alam untuk dijadikan obat pun sama petik dan makan ongkos seperti temuan untuk sebuah obat sintetis. (HANDRAWAN NADESUL, Pengasuh rubrik kesehatan disejumlah media, penulis kolom dan buku)

OBAT ALAMI UNTUK DIABETES, KENCING MANIS :

* Beruntung, kini telah ditemukan obat yang murah meriah dan dapat diperoleh dengan mudah. Lalu “obat alami” apa yang murah meriah itu ? “Buncis”. Tanaman yang buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk itu ternyata mampu mengobati penyakit diabetes melitus.

* Timbul pertanyaan, apa sih “kehebatan” buncis sehingga hanya dalam waktu singkat bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal. Berdasar analisis, di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan B-sitosterol dan stigmasterol. Kedua zat inilah yang mampu meningkatkan produksi insulin.



backpaker ..
December 28, 2008, 5:19 am
Filed under: Renungan

backpacker itu adalah….
manusia yg ingin melepaskan penat dalam hidupnya
mencoba mencari jati diri, dengan arah dan tujuan kadang tak pasti
dan ketika tak seorangpun yang memprioritaskanmu
dapatkah kau hindari perasaan yang tak enak itu?
bagaimanapun hidup harus tetap bergulir, walau hari ini kisahmu tak
berakhir manis

kau belum berhak untuk sebuah hati yang tidak (belum) konsisten
tapi jangan heran, jika suatu saat nanti dia bisa melintasimu lagi
teori tentang apalagi dalam dunia ini yang bisa memuaskan tanda
tanya mu?

hidup ibarat lautan dengan gelombang teka teki
mencoba untuk mengeksploitasi
hati hati jangan tenggelam,
tapi arungi!

kuyakin kita baik2 saja disana
dont give up the fight!

don’t wory about the money, pake istilah MLM, biarkan uang yg
bekerja untukmu jng kamu bekerja untuk uang whahaha… (falsafah yg
aneh)



Hi all
November 9, 2008, 8:14 pm
Filed under: all post

Welcome to My Blogs.